Blue Print Perilaku Konsumtif

BLUE PRINT PERILAKU KONSUMTIF

Definisi Operasional
Indikator
Sub Indikator
No item
FAV

UNFAV

Perilaku konsumtif adalah perilaku seseorang ditandai dengan keinginan membeli berlebihan, tidak ada pertimbangan rasional dalam berbelanja, tidak peduli bagaimana cara mendapatkan hal tersebut dikarenakan tuntutan gengsi dan kebahagiaan semu.

kepuasan semu
membeli barang mewah



Saya yakin dengan membeli barang mewah saya akan bahagia
Saya biasa saja dengan barang mewah


Saya suka membeli barang impor
Saya suka membeli produk lokal


Saya senang membeli barang yang diproduksi dalam jumlah sedikit
Saya acuh tak acuh orang lain menganggap barang saya pasaran


Saya bangga membeli barang berbahan emas murni

Saya biasa saja dengan barang berbahan emas imitasi 
mementingkan gaya

Saya senang jika barang saya dipuji oleh orang lain
Saya biasa saja barang saya dipuji atau tidak  oleh orang lain




Saya rela mengubah penampilan saya menjadi berbeda dengan orang lain.

Saya mengubah penampilan saya demi kenyamanan diri saya

Saya mementingkan tampilan barang yang bergaya
Saya mementingkan kualitas barang

Berfoya-foya
Mementingkan merk
saya mementingkan merek dalam membeli barang

Saya membeli barang memeperhatikan manfaatnya
Saya membeli produk sejenis dari merek-merek yang berbeda

Saya membeli produk sejumlah yang saya butuhkan

Saya cepat membeli produk terbaru merk ternama
Saya biasa saja dengan produk branded
membeli barang tidak mendesak dibutuhkan
Saya senang membeli pakaian sebab saya bosan dengan pakaian lama saya

Saya menggunakan pakaian yang saya punya
Saya menjadikan barang keluaran terbaru sebagai prioritas belanja saya
Saya memprioritaskan membeli barang kebutuhan hidup


Saya langsung membeli barang yang menurut saya menarik.

Saya mempertimbangkan barang yang ditawarkan oleh penjual
Saya membeli produk baru karena rasa ingin tahu.

Saya membeli produk yang saya ketahui kegunaaannya  
Saya pasti membeli barang karena diskon  
Saya tetap mempetimbangkan dalam pembelian suatu barang entah  diskon atau tidak
Saya senang membeli barang banyak
saya mempertimbangkan membeli sesuatu dengan matang

Irrasional
Mementingkan kesengan diri sendiri
Saya mementingkan kesenangan pribadi daripada orang lain
Saya melakukan kesenangan saya dengan melihat-lihat situasi.


Saya merasa biasa saja baik orang tua saya tertekan dengan keinginan saya atau tidak  
Saya merasa segan untuk meminta kepada orang tua saya untuk memenuhi keinginan berbelanja saya
Saya harus mendapatkan apa yang saya inginkan
Saya menahan nafsu untuk belanja
Saya cuek dengan komentar orang lain asal hati senang.

Saya memikirkan kembali komentar orang lain
Meniru gaya idola

Saya senang meniru perilaku idola saya dalam menggunakan suatu produk.

Saya merasa biasa saja melihat perilaku idola saja dalam menggunakan suatu produk 


Saya berpenampilan sesuai dengan gaya idola saya
Saya menjadikan gaya idola saya sebagai referensi saja


Saya membeli produk yang dipromosikan atau dijual oleh idola saya
Saya membeli produk sesuai kualitas
Status Sosial

Pamer
Saya senang pamer barang-barang yang hendak saya beli

Saya sadar rencana perbelanjaan saya merupakan privasi saya
Saya sering pamer perhiasan yang saya punya
Saya biasa saja dengan perhiasan yang saya punya

Saya mengambil gambar barang saya untuk dijadikan konten
Saya malas menjadikan barang saya sebagai konten

Tidak ingin terlihat tidak punya
Saya harus punya apa yang orang lain punya
Saya biasa saja melihat teman mempunyai barang-barang baru


Saya cemas tetangga saya melihat saya menggunakan pakaian itu-itu saja
Saya malas membeli pakaian hanya untuk dilihat tetangga


Saya berangkat ke kampus naik mobil
Saya ke kampus naik angkot
Tidak peduli cara mencapai
Hutang
Saya biasa berhutang kepada teman urusan membayar belakangan
saya ragu behutang kepada teman
Saya berhutang kepada bank demi membeli barang yang saya inginkan
Saya mengurungkan niat untuk berhutang kepada bank

Saya berhutang pada tetangga
Saya menahan berhutang dan memilih hidup sederhana
Memakai cara tidak halal
Saya senang melakukan penggandaan uang
Saya biasa saja dengan perilaku penggandaan uang



Saya melakukan penipuan berkedok jualan demi mendapatkan uang untuk membeli barang
Saya berjualan dengan halal demi mendapatkan penghasilan



Saya mempunyai pesugihan untuk mendapat uang
Saya bekerja keras untuk mendapat uang

Komentar